Sunday, 8 May 2016
Biar...
Setiap kata yang dihembus adalah hati yang meronta...
biarkan kita menari bersama walau belum terlihat bintang...
lihat di jendela...satu persatu siulan meminta...
ingin ku biar saja namun masih belum jelas ia tiada...
kerna kabur mata melihat sendiri takdir semesta...
biarkan....biarkan saja ia berdering berbunyi kelam...
diriku hilang ketika malam menanti siang...
seakan mencari sesuatu kisah yang belum ku julang..
tidak dapat ku pandang...merasa tidak..mendengar jarang...
namun biar...biarkan datang...kerna ia sudah bersarang..
memori lalu...terus menghilang...seperti waktu sunyi di alam...
biar...ku biar saja...mengira pandangan di balik awan...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment